IT'S ME

Foto saya
cheerful, ♥photography, ♥myFixieBike

Jumat, 13 Juli 2012



Ini bukan soal membandingkan atau tidak
Entah mengapa dia memang berbeda dengan yang aku temui
Dari ia memperlakukanku seakan Nampak sempurna, yah tak ada celah sedikit pun
Merindukannya adalah rutinitasku
Dia sangat paham bagaimana memperlakukan seorang wanita, tentunya wanita yang sangat ia sayangi setelah ibunya
Menyayangiku, melindungiku, menghiburku di saat aku sedih itu semua yang ia lakukan buat ku
Yah , tepatnya dulu ketika aku dan dia bersama
Berjam-jam menghabiskan waktu bersamanya tidak membuatku merasa bosan
Saling berbagi, bercerita, menyayangi
Pelukan hangatnya masih terasa di tubuhku jika aku sedang merindukannya
Lagi-lagi ini bukan soal membandingkan
Hanya saja aku ingin menceritakan dan menulisnya, agar aku mengigatnya
Mengigat kejadian-kejadian yang aku lewati bersamanya
Dia sesosok laki-laki yang tahu kapan ia harus mengalah, membuatku seolah benar
Membuatku merasa istimewa
Mengingatkanku ketika aku lupa
Mengisi satu sama lain
Ketika aku berharap yang terbaik, satu jawaban hadir dan itu DIA
Entahlah, aku tidak begitu berharap banyak
Hanya saja itu mungkin sebuah permohonan
Hari bersamanya selalu menyenangkan
Ketika benci dan kecewa menghampiri , kata maaf selalu hadir
Yah , tentunya untuk memaafkan
Aku bukan menginginkan ia kembali
Ini hanya kerinduan
Sapaan setiap pagi, ketika sebelum tidur itu salah satu hal yang aku rindukan
Dia selalu membuatku merasa istimewa dan berbeda dengan yang lain
Oh sungguh ini hal-hal yang aku keluhkan  yaitu merindukanmu
Ketika aku berhenti berharap, harapan itu selalu hadir
Seolah mengikutiku seiring bayanganmu
Setiap doaku , namanya selalu hadir untuk aku ucapkan agar dia selalu terjaga
Aku tidak menyesali karna telah hadir di hidupku
Ketika ia pergi, hari-hariku seakan tidak berwarna
Tidak ada kuas untuk aku bisa warnai , tidak ada kertas untuk ku gambar
Seakan lelah tak berdaya
 Butuh beberapa detik , menit, jam, hari, minggu, bulan , bahkan tahun untuk membuat semua ini normal kembali
“Apakah kau merindukanku ?” . . .
Oke, tidak perlu kau jawab
tiba-tiba aku tidak ingin mendengarnya. Walaupun aku tau jika kau tidak merindukanku, yah aku tidak peduli . tidak peduli
aku ingin bercerita , yah ini tentang pasanganku . pengganti posisimu yang dulu
dia  tak sepertimu , tidak ada waktu untukku , aku merasa tidak istimewa untuknya
tidak seperti kau memperlakukanku
dia selalu membuatku merasa kecewa
dia sibuk dengan dunia nya
aku berharap banyak terhadapnya, tetapi dia tidak cukup mengerti seperti mu
kadang aku merasa tidak dipedulikan
aku bisa mengubah kapanpun ketika aku bisa menemukan yang terbaik buatku, buat kebahagiaanku, yang bisa membuatku merasa istimewa
dan aku harap penyesalan tidak pernah ada ketika aku mengubahnya
jujur, aku tidak yakin jika aku harus melupakan ini semua
ini tidak semudah yang dipikirkan, sungguh rumit
dan sekarang ketika bukan aku lagi orang yang kau harapkan
perasaannya sudah tidak seperti dulu
bukan aku yang diharapkannya sekarang  begitu juga yang ia rindukan
mengapa aku melakukan hal yang sudah tahu jika aku melihat dan membacanya akan menimbulkan kekecewaan
ketika rasa itu tidak ada lagi dalam dirimu
aku sedih, aku berpura-pura tidak mengetahuinya
ketika beribu air mata yang aku keluarkan untukmu hanya untuk mengigatmu
 saat membuka mata di pagi ini , ada perasaan hampa dihatiku
mengingatmu yang tidak lagi bersamaku
tidak ada lagi sapaan dan ucapan yang selalu kau kirim buat ku
kau selalu bilang , aku jangan menjadi wanita yang lemah dan mudah menyerah
jadilah wanita yang tegar , yah itu katamu
dan sekarang aku melakukannya , lihat aku , aku tidak menyerah untuk selalu mengingatmu
“true love stories should never have a happy ending , because true love stories never end”  


nda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar