Ini
bukan soal membandingkan atau tidak
Entah
mengapa dia memang berbeda dengan yang aku temui
Dari
ia memperlakukanku seakan Nampak sempurna, yah tak ada celah sedikit pun
Merindukannya
adalah rutinitasku
Dia
sangat paham bagaimana memperlakukan seorang wanita, tentunya wanita yang
sangat ia sayangi setelah ibunya
Menyayangiku,
melindungiku, menghiburku di saat aku sedih itu semua yang ia lakukan buat ku
Yah
, tepatnya dulu ketika aku dan dia bersama
Berjam-jam
menghabiskan waktu bersamanya tidak membuatku merasa bosan
Saling
berbagi, bercerita, menyayangi
Pelukan
hangatnya masih terasa di tubuhku jika aku sedang merindukannya
Lagi-lagi
ini bukan soal membandingkan
Hanya
saja aku ingin menceritakan dan menulisnya, agar aku mengigatnya
Mengigat
kejadian-kejadian yang aku lewati bersamanya
Dia
sesosok laki-laki yang tahu kapan ia harus mengalah, membuatku seolah benar
Membuatku
merasa istimewa
Mengingatkanku
ketika aku lupa
Mengisi
satu sama lain
Ketika
aku berharap yang terbaik, satu jawaban hadir dan itu DIA
Entahlah,
aku tidak begitu berharap banyak
Hanya
saja itu mungkin sebuah permohonan
Hari
bersamanya selalu menyenangkan
Ketika
benci dan kecewa menghampiri , kata maaf selalu hadir
Yah
, tentunya untuk memaafkan
Aku
bukan menginginkan ia kembali
Ini
hanya kerinduan
Sapaan
setiap pagi, ketika sebelum tidur itu salah satu hal yang aku rindukan
Dia
selalu membuatku merasa istimewa dan berbeda dengan yang lain
Oh
sungguh ini hal-hal yang aku keluhkan yaitu merindukanmu
Ketika
aku berhenti berharap, harapan itu selalu hadir
Seolah
mengikutiku seiring bayanganmu
Setiap
doaku , namanya selalu hadir untuk aku ucapkan agar dia selalu terjaga
Aku
tidak menyesali karna telah hadir di hidupku
Ketika
ia pergi, hari-hariku seakan tidak berwarna
Tidak
ada kuas untuk aku bisa warnai , tidak ada kertas untuk ku gambar
Seakan
lelah tak berdaya
Butuh beberapa detik , menit, jam, hari,
minggu, bulan , bahkan tahun untuk membuat semua ini normal kembali
“Apakah
kau merindukanku ?” . . .
Oke,
tidak perlu kau jawab
tiba-tiba
aku tidak ingin mendengarnya. Walaupun aku tau jika kau tidak merindukanku, yah
aku tidak peduli . tidak peduli
aku
ingin bercerita , yah ini tentang pasanganku . pengganti posisimu yang dulu
dia
tak sepertimu , tidak ada waktu untukku
, aku merasa tidak istimewa untuknya
tidak
seperti kau memperlakukanku
dia
selalu membuatku merasa kecewa
dia
sibuk dengan dunia nya
aku
berharap banyak terhadapnya, tetapi dia tidak cukup mengerti seperti mu
kadang
aku merasa tidak dipedulikan
aku
bisa mengubah kapanpun ketika aku bisa menemukan yang terbaik buatku, buat
kebahagiaanku, yang bisa membuatku merasa istimewa
dan
aku harap penyesalan tidak pernah ada ketika aku mengubahnya
jujur,
aku tidak yakin jika aku harus melupakan ini semua
ini
tidak semudah yang dipikirkan, sungguh rumit
dan
sekarang ketika bukan aku lagi orang yang kau harapkan
perasaannya
sudah tidak seperti dulu
bukan
aku yang diharapkannya sekarang begitu
juga yang ia rindukan
mengapa
aku melakukan hal yang sudah tahu jika aku melihat dan membacanya akan
menimbulkan kekecewaan
ketika
rasa itu tidak ada lagi dalam dirimu
aku
sedih, aku berpura-pura tidak mengetahuinya
ketika
beribu air mata yang aku keluarkan untukmu hanya untuk mengigatmu
saat membuka mata di pagi ini , ada perasaan
hampa dihatiku
mengingatmu
yang tidak lagi bersamaku
tidak
ada lagi sapaan dan ucapan yang selalu kau kirim buat ku
kau
selalu bilang , aku jangan menjadi wanita yang lemah dan mudah menyerah
jadilah
wanita yang tegar , yah itu katamu
dan
sekarang aku melakukannya , lihat aku , aku tidak menyerah untuk selalu
mengingatmu
“true
love stories should never have a happy ending , because true love stories never
end”
nda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar